
Perjalanan yang tidak terduga ini dimulai hari kamis. Waktu itu sedang antara percaya dan tidak percaya bahwa daerah yang bernama ternate itu benar-benar ada atau tidak. Karena selama ini, nama ternate dan tidore hanya terngiang samar-samar di telinga, itupun harus menggali ingatan dalam sekali ke pelajaran PSPB kala kelas 1 dan 2 SD dulu… Read the rest of this entry »






yang paling saya suka dari lebaran, adalah saat dimana kami sekeluarga pergi ke rumah bude tertua (kedua ayah dan ibu saya adalah anak termuda). bude tertua punya anak dan cucu yang kalau ditotal jumlahnya 38. rame sekali ya. dan rumah bude tertua sangat sempit, di dalam gang. dan selalu penuh sesak. tapi justru karena penuh sesak itu, maka kami merasa sangat dekat satu sama lain. hehe, secara lahir dan batin.









