Archive for the ‘seeing is believing’ Category

h1

bali

November 11, 2009

bali.
ya bali.

kemarin adalah kunjungan ketiga saya ke bali. setelah kunjungan pertama bersama keluarga pada tahun 2002. lalu kunjungan seorang diri dalam rangka bekerja, pada tahun 2007, lalu kemarin. dalam rangka menikmati bali.

pilihan mengunjungi bali saya buat setelah menimbang-nimbang sekitar 1,5 hari ketika harus memilih apakah hendak ke tana toraja, atau bali saja. pada akhirnya saya memilih bali, karena kalau saya memilih ke tana toraja, saya akan berangkat sendirian saja, dengan mengendarai bis umum selama 8 jam perjalanan dari makassar.

ah, saya sedang tidak ingin jalan-jalan sendiri. maka saya memilih bali.

bali untuk saya saja.
tidak untuk bekerja, tidak bersama keluarga. bersama saya, untuk melakukan apa yang saya suka.

meski… pada faktanya saya sedang dikejar-kejar deadline juga. tapi tak apalah, kapan lagi saya menyelakan waktu berlibur ke bali ala orang berada, kalau tidak saat itu. mumpung punya sedikit uang. mumpung uang yang sedikit itu belum habis untuk yang lain-lain.

bali, ya bali.
penuh dengan upacara. bau dupa dimana-mana. penjor di sepanjang jalan.

penjor yang membujur di seluruh sisi jalan itulah yang membuat saya sekarang jadi kangen bali. tiang2 bambu lurus melengkung, melambangkan naga basuki. menghiasi penjuru desa, membuat pemuda-pemuda bekerja sama, mendesain, membuat dan mengusung hingga memancangkan penjor.

akhirnya saya melihat jatiluwih juga. dengan sawahnya yang bertingkat-tingkat, dan hembusan angin yang semilir. saya juga pada akhirnya bisa juga mencuci muka di beji pura batu karu. pura di kaki gunung batu karu yang sedari dulu saya simpan gambarnya di komputer saya. saya pandang2i mengira-ngira… betapa sejuknya disana. karena anak-anak tangga dan lantainya berlumut, karena atap merunya yang sedikit dilingkupi kabut. apalagi ada bunga ada dupa disana. ada hutan dan gunung. sepertinya indah.

dan memang indah. seindah foto yang saya simpan.

ada film tentang perjalanan 3 hari untuk selamanya. saya, menempuh perjalanan itu selama kurang lebih 5 hari 5 malam. dan rasanya….. begitu saja.

ya bertengkar, jengkel, sedih, senang, datar, hingga makan bakso yang rasa tepung sambil lihat upacara agama di tepi laut di candidasa di bawah hajaran terik mentari. tapi ya begitulah.

hidup melaju, umur melaju, ingatan menua, umur berkurang, tapi semoga kita bisa tetap bisa menikmati tiap senyum yang tercipta.

di bali, dan disini.

h1

dengan fokker 100

October 24, 2009

BUKAN! ini bukan fokker 100. ini airbus 319. fokker 100 ukurannya 1/4-nya ini :p

 

 

 

 

 

 

 

 

aku paling nggak tahan berada di negeri orang tanpa ngapa-ngapain. jadi waktu kupikir-kupikir udah selesai menjelajah di ternate dan sekitarnya, aku berniat segera melanjutkan langkah ne negeri tetangga, sulawesi. yah… aku tahu…. belum sempet ke sanana, kepulauan sula, atau ke loloda dan halmahera utara, tapi ku bilang ke ija, suatu hari kala ada uang dan kesempatan, aku pasti akan datang lagi ke kie raha dan berkunjung ke kampungnya di loloda. kedengarannya nama kampung itu benar-benar seperti sebuah mimpi. jauuuh di ujung utara Read the rest of this entry ?

h1

bahasa asing maluku utara

October 24, 2009

tulire kecil, ternate

 

korek : matches (mecis)

kue : cookies (kukis)

keliling: round (keliling gunug; round gunung)

Read the rest of this entry ?

h1

tidore-maitara

October 24, 2009

tidoreeeee

 

 

 

 

 

belum lengkap rasanya berkunjung ke negeri “konon-kabarnya”, ternate, kalau belum ke tidore dan maitara. maklum, kedua pulau yang bersanding bersebelahan itu kan nampang dengan sangat manis di lembaran uang 1000 rupiah, hehe

jadi siang itu, sepulang dari menginap di rumah sakit, aku dan ija sedang tiduran di kamar karena kekenyangan makan ikan bakar dan sambal colo-colo buatan ija Read the rest of this entry ?

h1

tuada, kampung udin

October 18, 2009

kampung udin, tuada

 

Hari ini kami libur. Senangnya :) dan karena hari ini kami libur, maka kami patungan @25.000 lalu packing baju ganti, lalu pergi ke pasar. Di pasar kami beli ikan banyak, dan bumbu2. juga bahan2 lain untuk membuat papeda, kuah soru, sayur tumis, dan gohu (masakan ikan mentah ala ternate).

Setelah belanja, dan sempat pulang ke basecamp lagi untuk ambil memory card kamera, kami segera meluncur menuju tuada. Tuada adalah Read the rest of this entry ?

h1

Luka itu masih ada.

October 18, 2009

makam

Sampai dengan beberapa jam sebelum airbus itu mengangkutku ke ketinggian 33.000 kaki, aku masih menyangka maluku utara didominasi oleh masyarakat non-muslim sebagaimana belahann Indonesia timur lainnya. Ternyata salah. Maluku utara didiami oleh beberapa kesultanan, yang berarti muslim. Dan aku juga sempat lupa tentang kerusuhan antar agama yahng pernah terjadi hampir di seluruh pelosok bumi indah maluku.

Hingga…

Siang itu, aku melihat mata udin berkaca-kaca saat dia  berkisah tentang sobatnya Read the rest of this entry ?

h1

tentang kuah soru, ikan terbang, ubur-ubur dan gohu

October 16, 2009

popeda dan kuah soruJailolo, Halmahera Barat

Siang terik kemarin, setelah berubah sebentar jadi guru sma dan smp, aku kelaparan. Duduk sendirian di warung ayam bakar solo, aku pesan ayam bakar 2 porsi dan es jeruk 2 gelas. Mbak dan mas penjual di warung ayam bakar sampai ternganga gara-gara pesenanku yang segudang.

“awake cilek, tapi mangane okeh..”, kata mbak penjual ayam baker yang berbadan bongsor dan berasal dari solo tersebut. Aku Cuma cengar-cengir aja. Emang laper kok… Read the rest of this entry ?

h1

Kalumata, gambesi, sasa

October 14, 2009

tidore-maitara, blakang rumah

 

Adalah nama-nama kelurahan di kota ternate. Nama-namanya memang terdengar agak asing (bagiku). Uniknya, setiap kelurahan pasti punya masjid besar. Dan yang kumaksud dengan besar disini, adalah tinggi dan besar. Arsitektur masjid-masjid di ternate tinggi menjulang, dan pasti dengan mudah ditemukan di setiap kelurahan. Tiap kelurahan dibatasi dengan jembatan. Jadi apabila Read the rest of this entry ?

h1

ternate

October 12, 2009

bliss of ternate

 

Perjalanan yang tidak terduga ini dimulai hari kamis. Waktu itu sedang antara percaya dan tidak percaya bahwa daerah yang bernama ternate itu benar-benar ada atau tidak. Karena selama ini, nama ternate dan tidore hanya terngiang samar-samar di telinga, itupun harus menggali ingatan dalam sekali ke pelajaran PSPB kala kelas 1 dan 2 SD dulu… Read the rest of this entry ?

h1

melihat laut di pulau sempu

September 29, 2009

plau sempu

sudah lama gak naik motor rendeng-rendengan.
hari itu, setelah bangun dan mendadak packing kilat, saya segera mencegat bis bagong jurusan blitar – malang dan mendarat dengan selamat di kacuk. pertigaan yang terknal karena intonasi nama tempat yang agak saru, dan karena jadi persinggahan segala rupa moda transportasi ke berbagai jurusan.

sedianya saya akan dijemput serombongan kawan. 6 tepatnya. 1 kawan lama, dan 5 kawan baru yang belum pernah saya tengok batang hidungnya.
kawan-kawan saya datang. rendeng-rendeng dengan sepda motor. lalu kamipun melaju dan terus melaju dengan kecepatan yang agak sedikit terlalu cepat bagi saya. motor kami goyang-goyang karena kami melewati bukit, lembah, sawah, ladang yang anginnya kencang. lantas saya melihat bulan tampak separuh saja, ketika Read the rest of this entry ?