h1

tidore-maitara

October 24, 2009

tidoreeeee

 

 

 

 

 

belum lengkap rasanya berkunjung ke negeri “konon-kabarnya”, ternate, kalau belum ke tidore dan maitara. maklum, kedua pulau yang bersanding bersebelahan itu kan nampang dengan sangat manis di lembaran uang 1000 rupiah, hehe

jadi siang itu, sepulang dari menginap di rumah sakit, aku dan ija sedang tiduran di kamar karena kekenyangan makan ikan bakar dan sambal colo-colo buatan ija yang sedap sekali. waktu sedang kekenyangan itu, aku nanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyeberang ke tidore. 5 menit aja, katanya. hah? lalu berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyeberang dari tidore ke maitara? 5 menit juga katanya. lalu kutanya berapa harga tiketnya? paling cuma 8 ribuan. hah? hah? hah?

let’s get it on, then!

direncanakan selama 5 menit yang lalu, berikutnya kami berdua udah kabur ke kamar mandi, untuk mandi kilat, lalu beres2 kilat sambil tak lupa mencangklong kamera dan beberapa bungkus coklat. hup..! kami sudah melaju di atas seeda motor ija menuju pelabuhan bastiong.

awalnya kami berencana naek motor laut, karena kami bawa sepeda motor, jadi nggak mungkin naek speed. tapi karena di kejauhan kami melihat ada 2 kapal besar sedang parkir, maka aku bertanya padanya apakah itu. dia menjawab bahwa itu adalah feri. dan katanya lagi, feri itu jug akan menyeberang ke rum, tidore. wah, ya sudha, kami segera memutar dari pelabuah motor laut menuju pelabuhan feri. setelah beli tiket dan dan duduk mengantri di bawah beringin, akhirnya kami bisa juga masuk ke dalam feri. ferinya besar, bisa muat banyak truk dan mobil dan motor. dan jendelanya besar-besar jadi kami (baca:aku) bisa memotret sepuasnya, hehe.

10 menit kemudian, kami sudah melaju dengan kecepatan tinggi di atas sepeda motor, melalui jalan-jalan di ternate yang lebar, halus, dan sangat lengang. dengan hiasan langit biru yang bersih, hamparan pantai tiada habisnya dan tanaman bebungaan yang berwarna-warni di sisi kanan dan kiri jalan. indah?

lalu kami melewati bukit, gunung, dan bukit, dan pantai, dan pantai, dan laut biru, sampai akhirnya kami mampir ke rumah saudara ija, dimana kami memetik banyak buah pala. ini kali pertama aku melihat bentuk pohon pala beserta buahnya. sebelumnya hanya melihat bijinya yang sedang dipecahkan dari tempurungnya, ketika sedang di halmahera kemarin.

ada sebuah sumber air panas yang terletak tepat di bibir pantai. tempat itu disebut sahu, dan dinaungin sebuah pohon besar yang sudah nampak renta. di ranting2 pohon itu terlihat banyak pita warna-warni yang diikatkan secara sengaja. aku tanya pada ija, apa maksudnya, ternyata dia juga nggak tahu.

kemudian kami terus berjalan, mengelilingi gunung besi, tidore. proses ini disebut round gunung. sebelum round gunung besi di tidore, sebelumnya aku udah round gunung gamalama di ternate dengan mas noa.

selesai roung gunung, berkejarand engan jadwal feri jam 4.30 pm, kami segera melesat ke pelabuhan speed. sampai disana kami segera menyewa sebuah speed untuk mengantar kami berdua menyeberang ke pulau maitara. dalam waktu 5 menit, kami sudah tiba di sebuah dermaga yang lengang, di tengah hamparan air laut yang sangat jernih dengan ikan laut warna-warni berenang kesana kemari. ohh….. rasanya pengen segera melompat untuk berenang di dalamnya.

kami berjalan dan terus berjalan mengelilingi pulau maitara. ternyata memang indah sekali. jernih sekali, dan karang dangkal terhampar hingga jauh ke tengah. di hadapan kami, gunung gamalama ternate nampak tinggi menjulang.

setelah puas main dan jalan-jalan di maitara, kami kembali ke dermaga dimana speed menunggu kami, dan kami kembali ke maitara dengan duduk di atap speed. rasanya..? mengguncang dunia, hehe. terguncang-guncang maksudnya.

di pelabuhan speed kami mencicipi durian todire, yang rasanya berbeda dengan durian jailolo yang kadar alkoholnya terlalu tinggi buatku. durian tidore, rasanya maknyusss. enak tenan. hehehe

lalu pukul 4.30 pm feri datang, kami masuk dan ngeeeeeeeeeeeng… kami kembali ke ternate.

ciao maitara, ciao tidore :-*

4 comments

  1. hehehehehehe :*


  2. hihihihihi….. knp ketawa?


  3. karena gak tau mau komen apa, tapi punya hasrat untuk nulis komen. Jadi maksa gitu deh..


  4. oh.



Leave a Comment