
kenangan sebuah helm biru
June 22, 2009helm kesayanganku ilaaang..!
hiks, siang ini saat aku berniat meninggalkan gedung masri singarimbun di kawasan UGM, kusadari ada yang agak aneh dengan penampakan sepeda motorku. tampak terlalu….polos. ternyata helm-ku sudah raib! awalnya aku nggak percaya karena aku igat betul sudah menguncinya rapat di bawah jok motor. helm biru tua yang nyaman dan tampak mempesona yang merupakan hadiah ualang tahun ke-22 ku sudah tak nampak lagi tergantung anggun di tempatnya.
saat kuselidiki lokasi kejadina, yaitu jok motor, aku melihat salah satu sudut jok agak sedikit terkoyak dan ketika jok kubuka aku melihat ada yang aneh. tempat cantolah helm yang seharusnya da 2, kini tinggal tersisa 2. yang satu lagi patah dan nggak ada bekasnya.
huhh… aku menjadi geram, mengingat siapapun pencurinya telah dengan paksa menarik helm itu dari motorku dan mematahkan cantolan helmnya.
tapi ya sudah, tak apa. mungkin ini sudah saatnya aku ganti naik mobil, bukan sepeda motor lagi










“tempat cantolan helm yang seharusnya da 2, kini tinggal tersisa 2″? hemm..sama kayak 1+1=1? :p
aca-aca sudah pintar berhitung yaa
seminggu setelah kehilangan helm biru, tampaknya harus rela kehilangan helm untuk kedua kalinya. Malam itu, setelah berlibur di rumah nenek di Jombang, motor yang dititipkan di Stasiun Tugu dengan 2 helm yang yang mengait di satu cantolan yang tersisa ternyata harus kandas juga. Helm yang baru saja dibeli raib. Kali ini bukan ditarik, tapi dipotong dengan benda tajam, silet atau cutter. Yang tersisa di motor cuma tali helm yang menggantung dengan lemas. hehehehe, untungnya helmku gak ilang. cuma helm tia aja yang hilang
puas ya… helmmu gak ikut ilang :p tapi yg mangkel2 kan dirimu, secara kmu yg beliin aku 2 helm yang raib itu kgkgkg. ya naseeeb….
Loh,jd helmnya ilang lagi setelah dr rumah nenek?! Yah,tp setidaknya bukan motornya yg ilang.. (>.<) *kabur*
iya ros, ilang 2 kali… hikz.
*sambil siap njitak*